Secara Sederhana itu juga Supply Chain Management !!

Konsep pengelolaan (management) meliputi proses – proses yang mendukung terciptanya suatu barang ( final goods ) hingga barang tersebut dapat dikonsumsi oleh konsumen. Kotler (2003) mengatakan bahwa supply chain management adalah pendekatan pengelolaan kegiatan-kegiatan dalam rangka memperoleh bahan mentah (proses budidaya), mentransformasikan bahan mentah tersebut (penanganan panen dan pascapanen) dan mengirimkan produk tersebut ke konsumen oleh pencari, pengumpul, dan pengecer melalui sistem distribusi. Konsep Supply Chain Management ini memiliki ruang lingkup yang sangat luas dimana pengelolaan rantai pasokan ini meliputi bagaimana mengelola proses mendapatkan bahan mentah, pengalokasian faktor produksi dari supplier, pengelolaan proses produksi itu sendiri, penggunaan teknologi didalam proses produksi, mekanisme pengangkutan barang dan bahan baku, pemasaran melalui agen-agen distributor, pengelolaan modal,hutang dan piutang perusahaan, pengelolaan persediaan dalam gudang pemasaran melalui periklanan melalui media hingga barang tersebut dapat langsung dikonsumsi oleh konsumen akhir. Secara umum konsep supply chain management merupakan suatu konsep yang dikembangkan untuk mengelola bagaimana entitas suatu bisnis atau organisasi bekerja secara bersamaan dan bagaimana pengelolan hubungan suatu bisnis dengan konsumen dan pemasoknya. Pergerakan era globalisasi dimana semua kegiatan transaksi baik perdagangan dan non perdagangan menuntut perlakuan yang sangat cepat dan tingkat fleksibilitas yang tinggi, supply chain management memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan hal itu. Dilema antara efisiensi dan fleksibilitas terjadi pada suatu perusahaan dalam mengimplementasikan konsep supply chain management. Trade off disini terjadi antara efisiensi dan fleksibilitas. Efisiensi disini merujuk pada minimalisasi persediaan disetiap lokasi sehingga tidak ada cost of warehousing yang berlebih, artinya ketika ada kapasitas tersisa setelah semua persediaan dimasukkan ke gudang untuk suatu waktu, maka kapasitas itu bisa dimanfaatkan atau dioptimalkan untuk hal yang lain. Sedangkan pada sisi fleksibilitas, adanya perubahan permintaan dan penawaran barang tentunya mempengaruhi jumlah persediaan yang ditetapkan di lokasi sehingga disini konsep efisiensi harus diimbangi dengan respon yang cepat dan fleksibel terhadap fenomena yang terjadi di pasar. Sebagai contoh kecil ketika secara tiba-tiba permintaan roti unyil naik pada sore hari di suatu outlet dan persediaan menipis sedangkan tempat produksi roti unyil jauh dari lokasi, dengan adanya pengelolaan rantai pasokan seperti misalnya outlet tersebut memiliki rekanan atau partner dalam satu produk roti unyil, menipisnya persediaan roti unyil tetap dapat memenuhi permintaan sore itu. Tentunya hal ini memberikan dampak positif bagi sisi konsumen dan produsen, konsumen tidak kecewa karena persediaan barang yang akan dibeli masih ada dan omset perusahaan tidak berkurang. Hal itu merupakan konsep yang sederhana bagaimana peran supply-chain management berlaku dalam tingkatan entitas bisnis. Agar supaya rencana strategi tentang manajemen rantai pasokan menjadi sukses, maka seharusnya: a. fleksibel dalam arti cukup reaktif terhadap perubahan yang ada baik dari ketrersediaan komponen, distribusi, jalur pengiriman, aturan impor dan nilai tukar. b. Dapat menggunakan teknologi mutahir untuk menjadwal dan mengelola pengiriman komponen dan produk akhir. c. Menetapkan staff yang mempunyai keahlian secara local mengenai cara menyikapi peraturan, perdagangan, pengangkutan, penanganan konsumen dan isu politik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: